Terkadang sebuah printer secara teknis sudah siap digunakan untuk mencetak dokumen atau gambar, namun terkadang tidak bisa digunakan untuk mencetak objek tersebut. Sehingga banyak pengguna yang mencari cara mengatasi printer ready tapi tidak bisa print.
Sebelum membahas mengenai cara mengatasi error ini, akan lebih baik jika terlebih dahulu mengetahui penyebabnya. Fungsinya agar Anda benar-benar mengetahui sumber masalah printer yang sudah ready namun tidak bisa digunakan untuk print.
Penyebab Printer Ready Tapi Tidak Bisa Print
Error yang terjadi ini bisa disebabkan dari sisi software maupun kelalaian dari sisi pengguna. Meskipun sudah berstatus ready, akan tetapi terkadang ada beberapa bagian yang posisinya tidak tepat sehingga tidak bisa digunakan untuk print. Berikut faktor-faktor yang wajib Anda cek terlebih dahulu:
- Posisi cartridge yang tidak tepat. Solusinya adalah mengembalikan cartridge ke bagian yang seharusnya. Agar tidak keliru, cek pada buku panduan printer terlebih dahulu.
- Paper jam atau adanya kertas yang tersangkut pada bagian printer sehingga menjadi macet. Biasanya disebabkan oleh tumpukan kertas yang terlalu tebal.
- Install ulang driver printer. Biasanya printer yang macet disebabkan oleh proses install driver yang dibatalkan secara paksa, misalnya ketika komputer atau laptop tiba-tiba mati.
- Cek lampu indikator. Beberapa printer dilengkapi dengan sistem khusus untuk memberikan informasi apabila terjadi kesalahan atau error pada printer. Perhatikan lampu indikator atau kode error yang muncul.
3 Cara Mengatasi Printer Ready Tapi Tidak Bisa Print Dengan Mudah
Apabila Anda sudah mengecek faktor-faktor penyebab printer macet seperti di atas namun masih belum berhasil, jangan terburu-buru mengunjungi tempat servis terlebih dahulu. Anda bisa mencoba tiga cara di bawah ini untuk mengatasi printer ready tapi tidak bisa digunakan untuk ngeprint:
1. Melalui Control Panel
Terkadang printer yang macet meskipun statusnya sudah ready disebabkan oleh konfigurasi device yang tidak terpasang secara default pada komputer Anda. Berikut cara untuk mengubah status printer menjadi default:
- Klik Start terlebih dahulu kemudian pilih Control Panel.
- Pada menu Hardware and Sound, klik menu Device and Printer.
- Akan muncul beberapa tampilan printer, klik kanan pada logo printer yang bermasalah lalu pilih Set As Default Printer.
2. Kosongkan Print Queue Melalui Service MSC
Antrian cetak atau print queue juga bisa menjadi penyebab macetnya printer meskipun statusnya sudah ready. Biasanya penumpukan antrian print ini disebabkan saat printer berjalan kemudian laptop atau komputer mati secara tiba-tiba.
- Tekan logo Windows + R secara bersamaan, kemudian ketik Services.msc lalu klik OK.
- Pada tab Services, cari menu Print Spooler kemudian klik kanan dan pilih Stop.
- Minimize tab Services dan jangan ditutup.
- Tekan kembali logo Windows + R, lalu ketik C:\Windows\System32\spool\PRINTERS kemudian klik Enter.
- Akan muncul kumpulan folder, hapus semua folder tersebut.
- Kembali ke tab Services yang sebelumnya diminimize, pada menu Print Spooler klik kanan lalu pilih Start.
3. Melalui CMD
Khusus untuk cara mengosongkan print queue ini, ada beberapa metode yang bisa dilakukan secara manual maupun dengan bantuan Command Prompt. Apabila menggunakan Command Prompt, Anda harus mengetikkan beberapa perintah berikut:
- Tekan tombol Windows + R terlebih dahulu.
- Ketik CMD kemudian klik Enter.
- Ketik perintah Net Stop Spooler kemudian klik Enter.
- Ketik perintah untuk menghapus antrian cetak yaitu
del /Q /F /S “%systemroot%\System32\Spool\Printers\” lalu klik Enter. - Ketik net start spooler kemudian klik Enter kembali.
Sebelum menerapkan cara mengatasi printer ready tapi tidak bisa print, Anda harus terlebih dahulu mengetahui penyebabnya. Ketika masalah sudah diketahui, selanjutnya tinggal mencoba tutorial seperti yang dijelaskan di atas.